Bingung

Kalau sedang bingung cari tahu disini

Contoh Artikel Singkat, Gak Bagus Untuk SEO ?

- dalam SEO SEM oleh

Maafkan aku guru, muridmu yang bodoh ini hanya bisa membuat artikel singkat padat merayap dan tidak jelas. Hanya sebuah contoh kecil ketika terjun kedalam dunia Internet Marketing tentu akan bertemu banyak tulisan menarik, mencerahkan, menggelitik, bahkan membosankan.

contoh artikel

Memberika semua data, fakta & informasi valid sangat bagus, bisa membuat banyak orang jadi pintar, tapi ada beberapa hal ternyata sulit ketika akan dijabarkan. Dalam banyak kasus, bagaimana membuat orang-orang pintar berpikir bahwa kamu (penulis atau pemberi panduan) adalah seorang VVIP dan banyak kemiripan dengan pembaca.

Kenapa Cukup Artikel Sederhana ?

Jika kamu benar-benar cerdas, tidak harus menggunakan kata-kata "intelek". Tidak perlu pamer kosakata, karena bisa saja menjadi bumerang atau bahkan salah (mau lihat salah satu contoh yang salah ? coba baca kata dalam tanda kutip berikut ini "Gunakan WordPress, titik."). Ketika bikin tulisan, berhenti belajar dari kamus, fokuslah pada cara berkomunikasi efektif.

Persaingan Kata kunci, Bukan Hanya Jumlah Pencari

Kata kunci adalah salah satu alasan kuat, mengapa panjang pendek artikel tidak akan banyak membantu untuk jadi selalu terdepan. Singkatnya SEO itu bukan monopoli seseorang atau perusahaan, kata kunci apa yang ingin diraih ? disitulah kemampuan SEO anda.

Alasan lain

Berbaur dan memberdayakan orang cermat haruslah dengan hubungan otentik, yaitu dibangun atas kebenaran juga kepercayaan. Menunjukkan kepada mereka bagaimana kamu ingin belajar dari mereka lalu katakan seberapa penting pekerjaan mereka.

Pekerjaan menulis artikel sangat membutuhkan proses juga pendidikan berkesinambungan. Pastikan mereka merasa bahwa kamu sangat peduli, dalam arti sungguh-sungguh & penuh semangat, sehingga semua hal pernah kamu katakan itu tidak sia-sia.

Dan semua usaha untuk kemakmuran bangsa. Dan semua kelelahan untuk keagungan manusia. Dan semua hasil adalah hasil karunia-Nya.
-=Prof. Dr. Samaun Samadikun=-

Comments