Kalimat Retoris : Kenapa Tidak Perlu Dijawab ?

Pernah mendengar kalimat retoris ? biasanya bentuknya seperti pertanyaan, apa perlu kita jawab ?

maksud kalimat retoris

Ungkapan retoris atau pertanyaan retoris memang tidak perlu dijawab, karena sudah sangat jelas fakta & penyebab hal yang ditanyakan. Orang yang bertanya secara retoris pun memang tidak berharap pertanyaannya dijawab.

Kenapa seperti itu ? Itu karena fungsi dari kalimat retoris sendiri, yaitu sebagai bentuk sindiran atau pengingat introspeksi diri. Kalimat retoris sering kali kita dengar dalam sebuah pidato, debat politik dan sebagainya. Intinya memang menyindir, tapi secara positif bisa memberikan nasehat kepada lawan bicara atau pendengar.

Contoh Kalimat Retoris dalam bahasa Indonesia :

  • Apakah berbohong pada orang tua adalah dosa ?
  • Kenapa bisa kamu tidak peduli pada ibumu sendiri?
  • Dimana nuranimu sekarang ?
  • Bisakah kamu menuruti bapak sekali saja?
  • Jadi apa artinya semua ini, jika pada akhirnya kamu lebih memilih dia ?
  • Apakah kamu tidak tahu kalau menyebarkan hoax itu melanggar undang-undang ?
  • Mengapa kamu tidak buang sampah pada tempatnya ?
  • Apakah kamu tidak takut pada adzab Tuhan ?
  • Apakah boleh menyakiti hati seseorang ?
  • Apa yang kamu harapkan dari orang seperti dia ?

Itulah beberapa contoh kalimat retoris, apakah kamu bisa menjawab semua pertanyaan diatas ?


Related Posts

Published by

penulis

penulis

Hanya orang biasa yang senang belajar suatu hal baru dari media online. Tidak mau mengaku sebagai orang yang kreatif, sementara hanya menghadirkan karya non-fiksi, bukan karya ilmiah, bukan juga makalah atau jurnal. Ini bukan karya besar, hanya artikel yang dituangkan untuk bisa mewakili ide sendiri, pikiran, serta perasaan sendiri. Namun tetap bersumber pada informasi yang bertebaran di jagat maya.