10 Kata Luluh dan Tidak Luluh, Contoh dan Penjelasan Lengkap
Terbit pada 18 November 2024 oleh penulis — 6 min
Dalam bahasa Indonesia, beberapa kata dasar mengalami perubahan ketika mendapat imbuhan, terutama imbuhan meN-. Perubahan tersebut dapat berupa peluluhan atau perubahan fonem awal kata dasar.
Contohnya, kata dasar pukul berubah menjadi memukul, sedangkan kata dasar kritik menjadi mengkritik. Keduanya sama-sama mendapat imbuhan yang membentuk verba, tetapi proses pembentukan katanya berbeda.
Karena itu, penting membedakan kata yang mengalami peluluhan fonem awal dan kata yang fonem awalnya tetap dipertahankan.

Apa Itu Kata Luluh?
Kata luluh adalah kata dasar yang mengalami perubahan pada fonem awal ketika mendapat imbuhan tertentu.
Contoh:
meN- + pukul → memukul
Fonem /p/ pada kata pukul tidak muncul dalam bentuk memukul. Bentuk ini menunjukkan adanya peluluhan fonem awal.
Contoh lain:
- tulis → menulis
- kirim → mengirim
- sapu → menyapu
KBBI juga mencatat memukul sebagai bentuk turunan dari kata dasar pukul.
10 Contoh Kata Dasar yang Mengalami Peluluhan
Berikut beberapa contoh yang mudah dikenali:
| No. | Kata dasar | Bentuk berimbuhan | Perubahan |
|---|---|---|---|
| 1 | pukul | memukul | p luluh |
| 2 | tulis | menulis | t luluh |
| 3 | pasang | memasang | p luluh |
| 4 | pelihara | memelihara | p luluh |
| 5 | ketik | mengetik | k luluh |
| 6 | tarik | menarik | t luluh |
| 7 | pilih | memilih | p luluh |
| 8 | kirim | mengirim | k luluh |
| 9 | sapu | menyapu | s luluh |
| 10 | timbang | menimbang | t luluh |
Pola tersebut dapat terlihat dari perubahan fonem awal kata dasar setelah mendapat imbuhan.
Contoh 1: pukul → memukul
Kata pukul mendapat imbuhan sehingga menjadi memukul.
Bentuk sederhananya:
meN- + pukul → memukul
Fonem p pada pukul luluh.
Contoh 2: tulis → menulis
meN- + tulis → menulis
Fonem t pada kata tulis tidak dipertahankan dalam bentuk menulis.
Contoh 3: ketik → mengetik
meN- + ketik → mengetik
Fonem k pada ketik mengalami peluluhan.
Contoh 4: sapu → menyapu
meN- + sapu → menyapu
Fonem s pada sapu mengalami peluluhan.
Jadi, perubahan tersebut bukan sekadar perubahan bentuk tulisan, tetapi berkaitan dengan proses morfofonemik dalam pembentukan kata.
10 Contoh Kata Dasar yang Tidak Mengalami Peluluhan
Tidak semua kata dasar yang mendapat imbuhan meN- kehilangan fonem awalnya.
Beberapa contohnya adalah:
| No. | Kata dasar | Bentuk berimbuhan | Fonem awal |
|---|---|---|---|
| 1 | kritik | mengkritik | k tetap |
| 2 | kaji | mengkaji | k tetap |
| 3 | klasifikasi | mengklasifikasikan | k tetap |
| 4 | koordinasi | mengoordinasikan | k tetap pada bentuk dasar koordinasi |
| 5 | transfer | mentransfer | t tetap |
| 6 | toleransi | menoleransi | t tetap |
| 7 | syukur | mensyukuri | s tetap |
| 8 | syarat | mensyaratkan | s tetap |
| 9 | produksi | memproduksi | p tetap |
| 10 | praktik | mempraktikkan | p tetap |
Pada kelompok ini, fonem awal tertentu tetap terlihat pada bentuk turunannya.
Kata dengan fonem k yang tetap
Contohnya:
- kritik → mengkritik
- kaji → mengkaji
- klasifikasi → mengklasifikasikan
Fonem k tetap dipertahankan.
Hal ini berbeda dengan:
ketik → mengetik
Pada mengetik, fonem k pada kata dasar ketik mengalami peluluhan.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa pembentukan kata berimbuhan tidak cukup dipahami hanya dengan menghafalkan satu rumus sederhana.
Kata dengan fonem t yang tetap
Contohnya:
- transfer → mentransfer
- toleransi → menoleransi
Fonem t masih terlihat pada bentuk turunannya.
Bandingkan dengan:
tulis → menulis
Pada kata menulis, fonem t dari tulis tidak dipertahankan.
Kata dengan fonem s yang tetap
Contohnya:
- syukur → mensyukuri
- syarat → mensyaratkan
Fonem awal sy tetap terlihat pada bentuk turunannya.
Bandingkan dengan:
sapu → menyapu
Pada menyapu, fonem s mengalami perubahan.
Kata dengan fonem p yang tetap
Contohnya:
- produksi → memproduksi
- praktik → mempraktikkan
- prakarsa → memprakarsai
Fonem p tetap dipertahankan.
Bandingkan dengan:
pukul → memukul
Pada memukul, fonem p pada kata dasar mengalami peluluhan.
Mengapa Ada Kata yang Luluh dan Ada yang Tidak?
Peluluhan tidak dapat dijelaskan hanya dengan aturan sederhana seperti “semua k, p, t, dan s pasti luluh”.
Bentuk kata berimbuhan juga dipengaruhi oleh jenis kata dasar dan kaidah pembentukan kata. Karena itu, terdapat bentuk seperti:
- ketik → mengetik
- tulis → menulis
- pukul → memukul
- kritik → mengkritik
- transfer → mentransfer
- produksi → memproduksi
yang memperlihatkan pola berbeda.
Dengan kata lain, keberadaan huruf k, p, t, atau s pada awal kata belum cukup untuk menentukan apakah fonem tersebut akan luluh.
Perbedaan Kata Luluh dan Tidak Luluh
Perbedaannya dapat dilihat secara sederhana:
| Kata luluh | Kata tidak luluh |
|---|---|
| pukul → memukul | kritik → mengkritik |
| tulis → menulis | kaji → mengkaji |
| ketik → mengetik | transfer → mentransfer |
| tarik → menarik | syukur → mensyukuri |
| sapu → menyapu | produksi → memproduksi |
Pada kolom kiri, fonem awal kata dasar mengalami perubahan atau tidak lagi muncul dalam bentuk turunannya.
Pada kolom kanan, fonem awal kata dasar masih tampak dalam bentuk berimbuhan.
Apakah Semua Kata Berawalan K, P, T, dan S Akan Luluh?
Tidak.
Ini merupakan salah satu hal yang sering menyebabkan kesalahan ketika mempelajari pembentukan kata bahasa Indonesia.
Contohnya:
ketik → mengetik
tetapi:
kritik → mengkritik
Begitu pula:
tulis → menulis
tetapi:
transfer → mentransfer
Karena itu, pembentukan kata tidak sebaiknya dipelajari hanya dengan menghafalkan bahwa setiap kata yang diawali huruf tertentu pasti mengalami peluluhan.
Contoh Kata Luluh Lainnya
Selain sepuluh contoh di atas, masih terdapat banyak kata yang memperlihatkan proses peluluhan ketika mendapat imbuhan.
Contohnya:
- sapu → menyapu
- susun → menyusun
- sebut → menyebut
- cari → mencari
- cuci → mencuci
- potong → memotong
- pakai → memakai
- kirim → mengirim
- tulis → menulis
- baca → membaca
Bentuk-bentuk tersebut dapat digunakan untuk melihat pola perubahan fonem pada awal kata dasar.
Contoh Kata Tidak Luluh Lainnya
Beberapa contoh lainnya:
- kritik → mengkritik
- klasifikasi → mengklasifikasikan
- koordinasi → mengoordinasikan
- transfer → mentransfer
- transkripsi → mentranskripsi
- produksi → memproduksi
- protes → memprotes
- program → memprogram
- syarat → mensyaratkan
- syukur → mensyukuri
Contoh tersebut menunjukkan bahwa fonem awal kata dasar dapat tetap dipertahankan dalam bentuk berimbuhan.
Apa Bedanya Kata Dasar dan Kata Berimbuhan?
Kata dasar merupakan bentuk dasar yang menjadi dasar pembentukan kata lain.
Misalnya:
- pukul
- tulis
- ketik
- kritik
- produksi
Setelah mendapatkan imbuhan, bentuknya dapat menjadi:
- memukul
- menulis
- mengetik
- mengkritik
- memproduksi
KBBI menjelaskan bahwa kata dasar menjadi dasar berbagai bentuk turunannya. Contohnya, pukul merupakan kata dasar, sedangkan memukul merupakan salah satu bentuk turunannya.
Kesimpulan
Kata luluh adalah kata dasar yang mengalami perubahan pada fonem awal ketika mendapat imbuhan tertentu. Contohnya adalah:
- pukul → memukul
- tulis → menulis
- ketik → mengetik
- tarik → menarik
- sapu → menyapu
Sementara itu, ada pula kata yang fonem awalnya tetap dipertahankan, seperti:
- kritik → mengkritik
- kaji → mengkaji
- transfer → mentransfer
- syukur → mensyukuri
- produksi → memproduksi
Jadi, tidak semua kata yang diawali huruf k, p, t, atau s otomatis mengalami peluluhan. Untuk menentukan bentuk yang benar, perhatikan kaidah pembentukan kata dan gunakan bentuk baku yang tercantum dalam sumber kebahasaan seperti KBBI dan EYD.
FAQ Kata Luluh dan Tidak Luluh
Apa contoh kata luluh?
Contohnya adalah pukul → memukul, tulis → menulis, ketik → mengetik, tarik → menarik, dan sapu → menyapu.
Apa contoh kata tidak luluh?
Contohnya adalah kritik → mengkritik, kaji → mengkaji, transfer → mentransfer, syukur → mensyukuri, dan produksi → memproduksi.
Apakah semua kata berawalan k akan luluh?
Tidak. ketik → mengetik, tetapi kritik → mengkritik. Jadi, tidak semua kata yang diawali k mengalami peluluhan.
Apakah semua kata berawalan p akan luluh?
Tidak. pukul → memukul, tetapi produksi → memproduksi. Bentuk turunannya perlu diperhatikan berdasarkan kaidah pembentukan kata.
Apa arti kata luluh?
Dalam konteks pembentukan kata, luluh berarti fonem tertentu pada awal kata dasar mengalami perubahan atau tidak dipertahankan ketika mendapat imbuhan.