Anjangsana Adalah Apa? Arti, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

Terbit pada 02 November 2026 oleh penulis — 8 min

Anjangsana adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kegiatan berkunjung kepada seseorang dengan tujuan menjalin silaturahmi atau melepas rasa rindu. Kegiatan ini biasanya dilakukan dengan mengunjungi rumah keluarga, saudara, tetangga, sahabat, maupun teman lama.

Istilah anjangsana masih digunakan dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, organisasi, dan kemasyarakatan. Contohnya, kunjungan guru ke rumah siswa, pertemuan keluarga, hingga kegiatan organisasi untuk mempererat hubungan antaranggota.

anjangsana keluarga besar

Lantas, apa arti anjangsana menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)? Apa tujuan dan manfaatnya, serta bagaimana contoh penggunaannya dalam kalimat?

Anjangsana Artinya Apa Menurut KBBI?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), anjangsana adalah kunjungan untuk melepaskan rasa rindu atau kunjungan silaturahmi ke rumah tetangga, saudara, kawan lama, maupun sahabat.

Kata anjangsana termasuk nomina atau kata benda. Artinya, kata ini digunakan untuk menyebut suatu kegiatan atau tindakan berkunjung.

Dalam penggunaannya, anjangsana memiliki dua makna utama:

  1. Kunjungan untuk melepas rindu: kegiatan mendatangi seseorang yang sudah lama tidak ditemui, seperti saudara atau teman lama.
  2. Kunjungan untuk bersilaturahmi: kegiatan mengunjungi orang lain untuk menjaga hubungan baik dan mempererat persaudaraan.

Dengan demikian, anjangsana bukan sekadar datang ke suatu tempat. Kegiatan ini memiliki tujuan sosial, yaitu membangun kedekatan dan menjaga hubungan antarmanusia.

Apa Tujuan Anjangsana?

Tujuan utama anjangsana adalah mempererat hubungan sosial melalui kegiatan saling mengunjungi. Kegiatan ini dapat dilakukan secara pribadi, bersama keluarga, maupun sebagai bagian dari program organisasi.

Berikut beberapa tujuan anjangsana dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mempererat tali silaturahmi

Anjangsana menjadi salah satu cara untuk menjaga hubungan dengan keluarga, saudara, tetangga, dan teman. Melalui kunjungan langsung, seseorang dapat berkomunikasi dan mengetahui kabar orang yang dikunjungi.

Kegiatan ini juga dapat membantu menjaga hubungan yang mungkin mulai renggang karena jarak, kesibukan, atau jarang bertemu.

2. Melepas rasa rindu

Anjangsana dapat dilakukan untuk bertemu kembali dengan orang yang sudah lama tidak dijumpai. Misalnya, mengunjungi sahabat sekolah, saudara yang tinggal di kota lain, atau kerabat yang sudah lama tidak bertemu.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang pengalaman bersama sekaligus memperbarui hubungan.

3. Menumbuhkan kepedulian sosial

Kunjungan kepada orang yang sedang sakit, mengalami kesulitan, atau membutuhkan perhatian merupakan salah satu bentuk anjangsana.

Melalui kegiatan tersebut, seseorang dapat menunjukkan kepedulian dan memberikan dukungan secara langsung kepada pihak yang dikunjungi.

4. Menjaga hubungan antaranggota organisasi

Dalam organisasi, anjangsana dapat digunakan sebagai kegiatan untuk mempererat hubungan antaranggota. Kunjungan dilakukan agar komunikasi tidak hanya berlangsung dalam rapat atau kegiatan resmi.

Misalnya, anggota organisasi mengunjungi rumah anggota lain untuk memperkenalkan keluarga, bertukar kabar, atau membangun kedekatan.

5. Menjalin hubungan dengan masyarakat

Anjangsana juga dapat dilakukan oleh lembaga pendidikan, komunitas, maupun instansi untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat.

Contohnya, kunjungan sekolah ke rumah siswa atau kunjungan organisasi sosial ke lingkungan warga.

Manfaat Anjangsana dalam Kehidupan Sosial

Anjangsana memiliki manfaat yang berkaitan dengan hubungan kekeluargaan, komunikasi, dan kehidupan bermasyarakat. Dampaknya dapat berbeda bergantung pada tujuan dan cara kegiatan tersebut dilaksanakan.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain:

  • Memperkuat hubungan kekeluargaan: pertemuan langsung membantu menjaga kedekatan dengan keluarga dan kerabat.
  • Membangun komunikasi: kunjungan memberikan kesempatan untuk berbicara dan bertukar informasi secara langsung.
  • Menumbuhkan rasa kebersamaan: kegiatan saling mengunjungi dapat memperkuat hubungan antaranggota kelompok atau masyarakat.
  • Meningkatkan kepedulian: kunjungan kepada orang yang membutuhkan perhatian menjadi bentuk dukungan sosial.
  • Mengurangi jarak sosial: orang-orang yang jarang bertemu memiliki kesempatan untuk kembali berinteraksi.
  • Memperluas hubungan pertemanan: anjangsana dapat membuka kesempatan mengenal orang baru melalui keluarga, komunitas, atau organisasi.

Sebuah penelitian berjudul Tradisi Anjangsana sebagai Upaya untuk Menjalin Silaturrahmi di MAN 5 Kediri yang diterbitkan dalam Journal on Education pada 2022 membahas praktik anjangsana di lingkungan sekolah. Penelitian tersebut menggambarkan kegiatan kunjungan sebagai sarana mempererat hubungan antara siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Contoh Kegiatan Anjangsana

Anjangsana dapat dilakukan dalam berbagai situasi. Tidak harus berupa kegiatan resmi karena kunjungan sederhana kepada keluarga atau teman juga termasuk anjangsana.

Berikut beberapa contohnya.

1. Anjangsana keluarga

Anjangsana keluarga merupakan kegiatan mengunjungi rumah saudara atau kerabat untuk menjaga hubungan kekeluargaan.

Contohnya, sebuah keluarga mengunjungi rumah kakek dan nenek pada akhir pekan untuk berkumpul, berbincang, dan mengetahui kabar masing-masing.

Kegiatan ini juga sering dilakukan saat hari raya, libur panjang, atau ketika ada anggota keluarga yang mengadakan acara.

2. Anjangsana ke rumah teman lama

Mengunjungi teman lama yang sudah lama tidak bertemu juga termasuk anjangsana.

Misalnya, seseorang mendatangi rumah teman sekolahnya untuk bernostalgia, bertukar cerita, dan mengetahui perkembangan kehidupan masing-masing.

3. Anjangsana sekolah

Dalam lingkungan pendidikan, anjangsana dapat dilakukan oleh guru atau pihak sekolah dengan mengunjungi rumah siswa.

Kunjungan tersebut bisa bertujuan menjalin komunikasi dengan orang tua, mengetahui kondisi siswa, atau memberikan perhatian ketika siswa sedang mengalami kesulitan.

4. Anjangsana organisasi

Organisasi masyarakat, komunitas, atau kelompok sosial dapat mengadakan anjangsana sebagai agenda rutin.

Contohnya, anggota organisasi bergiliran mengunjungi rumah anggota lain. Selain mempererat hubungan, kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk membicarakan perkembangan organisasi secara informal.

5. Anjangsana ke panti asuhan atau panti sosial

Anjangsana juga dapat dilakukan dengan mengunjungi panti asuhan, panti sosial, atau lembaga pelayanan masyarakat.

Kunjungan ini dapat disertai kegiatan berbagi, berbincang, memberikan dukungan, atau melakukan aktivitas bersama penghuni lembaga tersebut.

Anjangsana dalam Dunia Pendidikan

Dalam lingkungan sekolah, anjangsana sering menjadi salah satu kegiatan untuk mempererat hubungan antara siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua.

Kegiatan ini dapat dilaksanakan secara informal maupun menjadi bagian dari program sekolah atau organisasi pendidikan.

Beberapa bentuk anjangsana dalam dunia pendidikan antara lain:

  1. Guru mengunjungi rumah siswa yang sedang sakit.
  2. Pihak sekolah melakukan kunjungan kepada keluarga siswa untuk menjalin komunikasi.
  3. Siswa mengunjungi rumah teman sekelas dalam kegiatan kelompok.
  4. Guru dan tenaga kependidikan melakukan kunjungan bergiliran ke rumah rekan kerja.
  5. Anggota organisasi sekolah mengadakan kunjungan untuk mempererat kebersamaan.

Penelitian mengenai tradisi anjangsana di MAN 5 Kediri menunjukkan bahwa kegiatan tersebut digunakan sebagai sarana silaturahmi di antara warga sekolah. Penelitian itu juga membahas manfaatnya dalam membangun kedekatan dan kebersamaan di lingkungan pendidikan.

Perbedaan Anjangsana, Silaturahmi, dan Kunjungan

Anjangsana, silaturahmi, dan kunjungan memiliki hubungan makna, tetapi penggunaannya tidak sepenuhnya sama.

Istilah Arti dan penekanan
Anjangsana Kunjungan untuk melepas rindu atau menjalin silaturahmi
Silaturahmi Hubungan persaudaraan atau kekeluargaan yang dijaga melalui komunikasi dan pertemuan
Kunjungan Kegiatan mendatangi seseorang atau suatu tempat untuk tujuan tertentu
Lawatan Kunjungan, biasanya digunakan dalam konteks yang lebih formal atau resmi
Bertamu Datang ke rumah orang lain untuk berkunjung

Contohnya, seseorang yang mendatangi rumah saudara untuk melepas rindu dapat disebut melakukan anjangsana. Sementara itu, kunjungan pejabat ke suatu lembaga lebih lazim disebut lawatan atau kunjungan kerja.

Jadi, anjangsana lebih menekankan tujuan sosial dan kekeluargaan dari sebuah kunjungan.

Apa Arti Beranjangsana?

Beranjangsana merupakan bentuk kata kerja dari anjangsana. Menurut KBBI, beranjangsana berarti berkunjung untuk melepaskan rasa rindu atau berkunjung untuk bersilaturahmi.

Contoh penggunaannya:

  • Kami beranjangsana ke rumah saudara yang sudah lama tidak ditemui.
  • Para guru beranjangsana ke rumah salah satu rekan kerja.
  • Keluarga besar beranjangsana saat libur Lebaran.
  • Anggota komunitas beranjangsana untuk mempererat hubungan persahabatan.

Kata beranjangsana digunakan untuk menjelaskan tindakan melakukan kunjungan, sedangkan anjangsana merujuk pada kegiatan atau kunjungannya.

Contoh Kalimat Menggunakan Kata Anjangsana

Agar lebih mudah memahami penggunaannya, berikut contoh kalimat dengan kata anjangsana dalam berbagai konteks.

  1. Keluarga besar kami mengadakan anjangsana ke rumah nenek pada akhir pekan.
  2. Kegiatan anjangsana bertujuan mempererat hubungan antaranggota organisasi.
  3. Para guru melakukan anjangsana ke rumah siswa yang sedang sakit.
  4. Setelah bertahun-tahun tidak bertemu, mereka akhirnya mengadakan anjangsana.
  5. Karang taruna mengadakan kegiatan anjangsana ke panti asuhan setempat.
  6. Anjangsana menjadi agenda rutin keluarga setiap menjelang hari raya.
  7. Melalui kegiatan anjangsana, para anggota komunitas dapat saling mengenal lebih dekat.
  8. Ketua organisasi mengajak seluruh anggota mengikuti kegiatan anjangsana.
  9. Kami menyambut kedatangan rombongan yang melakukan anjangsana ke desa.
  10. Sekolah mengadakan anjangsana sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga siswa.

Apakah Anjangsana Sama dengan Anjangsono?

Anjangsana merupakan bentuk kata yang tercantum dalam KBBI. Sementara itu, anjangsono tercatat sebagai bentuk tidak baku dari anjangsana dalam informasi entri kamus.

Jika digunakan dalam tulisan formal, artikel, surat, atau laporan kegiatan, sebaiknya gunakan kata anjangsana.

Kesimpulan

Anjangsana adalah kunjungan untuk melepaskan rasa rindu atau menjalin silaturahmi dengan keluarga, saudara, tetangga, teman, dan sahabat. Kegiatan ini dapat dilakukan secara pribadi maupun berkelompok, termasuk dalam lingkungan sekolah, organisasi, dan masyarakat.

Tujuan anjangsana bukan sekadar mendatangi rumah seseorang, tetapi juga menjaga hubungan baik, membangun komunikasi, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Dengan demikian, anjangsana menjadi salah satu bentuk interaksi sosial yang sederhana, tetapi memiliki peran dalam menjaga kedekatan dan kebersamaan antarmanusia.

FAQ tentang Anjangsana

Apa arti anjangsana dalam bahasa Indonesia?

Anjangsana berarti kunjungan untuk melepaskan rasa rindu atau kunjungan silaturahmi ke rumah tetangga, saudara, kawan lama, dan sahabat.

Apa tujuan utama kegiatan anjangsana?

Tujuan utamanya adalah mempererat silaturahmi, menjaga hubungan sosial, melepas rasa rindu, serta membangun kepedulian terhadap orang lain.

Anjangsana termasuk kata apa?

Anjangsana termasuk nomina atau kata benda karena digunakan untuk menyebut suatu kegiatan atau kunjungan.

Apa arti beranjangsana?

Beranjangsana berarti melakukan kunjungan untuk melepas rindu atau bersilaturahmi.

Apa perbedaan anjangsana dan silaturahmi?

Anjangsana merupakan kegiatan berkunjung untuk menjalin hubungan atau melepas rindu. Silaturahmi lebih menekankan hubungan persaudaraan dan upaya menjaga hubungan baik.

Apakah kunjungan ke rumah teman termasuk anjangsana?

Ya. Mengunjungi rumah teman, terutama untuk melepas rindu dan menjaga persahabatan, termasuk kegiatan anjangsana.

Apakah anjangsana merupakan kata baku?

Ya. Anjangsana tercantum dalam KBBI Daring. Bentuk anjangsono dicatat sebagai bentuk tidak baku.


Seedbacklink