Parafrase Bisa Mengubah Puisi Menjadi Prosa

Mungkin informasi berikut akan membantu kamu saat ingin mengubah puisi menjadi prosa melalui parafrasa.

Parafrasa

Parafrasa yang pada dasarnya mengganti ataupun alihkan sesuatu wujud bahasa jadi wujud bahasa lain tanpa mengganti penafsiran ataupun isi maksudnya. Dengan kata lain parafrasa merupakan pengungkapan kembali sesuatu hal menjadi hal yang lain tanpa mengganti penafsiran. Terkadang berarti buat menguak kembali arti yang tersembunyi.

Terdapat sebagian perihal yang wajib kamu lakukan dalam membuat parafrase dari suatu teks. Buat membuat parafrase lisan, langkah-langkahnya sebagai berikut :

  • membaca data secara teliti,
  • mencatat kalimat inti,
  • meningkatkan kalimat inti jadi pokok benak,
  • mengantarkan pokok benak dalam wujud penjelasan lisan dengan kalimat sendiri.
  • memakai persamaan kata(sinonim),
  • mengganti kalimat langsung jadi kalimat tidak langsung.
  • mengganti kalimat aktif jadi kalimat pasif,
  • memakai kata ubah orang ketiga buat narasi bila kesusahan menguraikan.

Parafrase sendiri dikenal 2 tipe , ialah:

Parafrase terikat, merupakan mengganti puisi jadi prosa dengan metode meningkatkan ataupun menyisipkan beberapa kata pada puisi. Sehingga kalimat-kalimat puisi gampang dimengerti segala kata dalam puisi masih senantiasa digunakan dalam parafrase tersebut.

Parafrase bebas, merupakan mengganti puisi jadi prosa dengan perkata sendiri. Perkata yang ada dalam puisi bisa digunakan, bisa pula tidak digunakan.

Cara Memparafrasekan Puisi Jadi Prosa

Ada pula hal-hal yang butuh dicermati dalam memparafrasekan puisi jadi prosa, yakni:

  • Membaca ataupun mencermati pembacaan puisi dengan seksama;
  • Pahami isi isi puisi secara utuh;
  • Jelaskan perkata kias ataupun ungkapan yang ada dalam puisi;
  • Uraikan kembali isi puisi secara tertulis dalam wujud prosa dengan memakai kalimat sendiri;
  • Sampaikan secara lisan ataupun dibacakan.

Jika mendalami ilmu sastra, ternyata parafrase memiliki identitas, dengan mengenal akan lebih gampang menyusun suatu karangan dengan metode parafrase.

Berikut identitas parafrase :

  • wujud tuturan berbeda
  • arti tuturan sama
  • subtansi tidak berubah
  • bahasa/ metode penyampaian berbeda

Bersumber pada jenisnya, parafrase dipecah jadi 2. Ialah parafrase lisan serta parafrase tulisan.

Terdapat 6 langkah yang bisa kamu coba dalam membuat parafrase yaitu :

  • membaca bacaan keseluruhan
  • memastikan pokok-pokok benak wacana
  • menentukan tuturan yang hendak jadi variasinya
  • menyusun pokok benak tanpa mengabah arti
  • menyempurnakan pokok pikiran
  • membentuk wacana cocok keinginan

Contoh Parafrase Puisi Ke Prosa

Berikut ini beberapa contoh parafrase puisi menjadi prosa.

Puisi Nelayan

Nelayan setiap hari kau pergi Ke laut untuk mencari ikan Untuk memenuhi kebutuhan keluarga Walau ada badai dahsyat kau tak peduli.

Bentuk Parafrase puisi ke prosa menjadi :

Nelayan setiap hari pergi ke laut untuk mencari ikan tanpa kenal lelah. Dia melakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah yang selalu menanti dengan penuh kecemasan.Walau ada badai dahsyat yang menerpa, namun dia tetap tak peduli demi kelangsungan hidup sehari-hari.

Kerbau berekor dan bertanduk membantu petani membajak sawah Kerbau berwarna abu-abu membantu petani sepanjang hari tanpa lelah letih Kerbau berekor dan bertanduk menemani petani hingga panen tiba

Bentuk Parafrase puisi ke prosa:

Kerbau mempunyai ekor, tanduk, dan berwarna abu-abu. Kerbau membantu petani di sawah. Kerbau berguna untuk membajak sawah. Kerbau membajak sawah sepanjang hari tanpa mengenal lelah dan letih. Setelah membajak sawah, kerbau tetap setia menemani petani hingga masa panen tiba.

Puisi Tangisan Air mata Bunda

Dalam Senyum kau sembunyikan letihmu Derita kala siang dan malam menimpamu tak sedetik pun menghentikan langkahmu Untuk bisa Memberi harapan baru bagiku

Bentuk Parafrase puisi ke prosa:

Ibu tetap tersenyum walaupun dalam kondisi letih. Meskipun bekerja keras ketika siang dan malam, tidak pernah sedetik saja ia menyerah. Untuk tetap bisa memberikan harapan baru bagi anaknya.

Puisi Aku (Chairil Anwar)

Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu

Bentuk Parafrase puisi ke prosa

Kalau si aku meninggal, ia menginginkan jangan ada seorangpun yang bersedih, bahkan juga kekasih atau istrinya.Tidak perlu juga ada sedu sedan yang meratapi kematian si aku sebab tidak ada gunanya.


Related Posts

Published by

penulis

penulis

Hanya orang biasa yang senang belajar suatu hal baru dari media online. Tidak mau mengaku sebagai orang yang kreatif, sementara hanya menghadirkan karya non-fiksi, bukan karya ilmiah, bukan juga makalah atau jurnal. Ini bukan karya besar, hanya artikel yang dituangkan untuk bisa mewakili ide sendiri, pikiran, serta perasaan sendiri. Namun tetap bersumber pada informasi yang bertebaran di jagat maya.