VinFast mulai memperluas persiapannya di pasar sepeda motor listrik. Terbaru, desain VinFast Rasad muncul melalui pengajuan paten di India.
Rasad menarik perhatian karena bentuknya berbeda dari skuter listrik VinFast yang sudah dikenal. Model ini memiliki karakter maxi-scooter, dengan bodi besar, posisi berkendara yang lebih santai, serta desain yang ditujukan untuk penggunaan harian sekaligus perjalanan yang lebih jauh.
VinFast sendiri telah menempatkan Rasad dalam jajaran skuter listrik kelas premium yang sedang dikembangkan. Pabrikan asal Vietnam tersebut menyebut Rasad dirancang dengan karakter kuat dan sporty serta menggunakan motor listrik tengah dengan daya maksimum 7.100 watt.
Kecepatannya diproyeksikan dapat mencapai 100 km/jam.
Namun, sebagian spesifikasi seperti kapasitas baterai, jarak tempuh, harga dan waktu peluncuran belum diumumkan secara resmi.
VinFast Rasad Bukan Sekadar Skuter Listrik Biasa

VinFast mengembangkan Rasad sebagai bagian dari lini premium kendaraan roda dua listriknya.
Dalam rencana produk yang diumumkan pada awal 2026, VinFast membagi jajaran skuter listriknya ke dalam tiga kelompok, yakni mainstream, premium, dan sport.
Rasad masuk kelompok premium bersama Sadie dan Saxil.
Menurut VinFast, Rasad memiliki karakter desain yang lebih kekar dengan banyak garis tegas. Bentuknya juga mengambil pendekatan maxi-scooter, sehingga posisi berkendara dirancang lebih nyaman dan aman.
Desain Besar dan Bergaya Maxi-Scooter
Dari gambar paten yang beredar di India, Rasad terlihat memiliki bodi yang cukup besar.
Bagian depan dilengkapi windshield tinggi yang memberikan karakter touring. Area lampu juga dibuat dengan bentuk yang tegas, sementara bodi depan terlihat lebar.
Desain tersebut berbeda dari skuter listrik perkotaan VinFast seperti Evo yang lebih mengutamakan bentuk kompak.
Rasad justru terlihat lebih dekat dengan konsep maxi-scooter.
Karena itu, tidak mengherankan jika kemunculannya kemudian dibandingkan dengan skuter bermesin konvensional seperti Honda PCX dan Yamaha Nmax.
Namun, perbandingan tersebut masih sebatas kelas dan konsep kendaraan, bukan berarti VinFast sudah menyatakan Rasad akan menjadi pesaing langsung kedua model tersebut.
Motor Listrik Tengah 7,1 kW
Salah satu bagian paling menarik dari Rasad adalah penggunaan motor listrik yang ditempatkan di bagian tengah.
VinFast menyebut motor tersebut memiliki daya maksimum 7.100 watt atau 7,1 kW.
Dengan konfigurasi tersebut, Rasad diproyeksikan mampu mencapai kecepatan hingga 100 km/jam.
Angka ini membuat Rasad berada di wilayah performa yang lebih tinggi dibandingkan skuter listrik perkotaan yang hanya dirancang untuk penggunaan dengan kecepatan relatif rendah.
Namun perlu dicatat, 7,1 kW dan 100 km/jam merupakan informasi yang berasal dari rencana spesifikasi VinFast, bukan hasil pengujian independen.
Kapasitas Baterai Belum Diumumkan
Justru bagian paling penting dari sebuah kendaraan listrik masih belum diketahui.
VinFast belum mengungkapkan secara resmi:
- kapasitas baterai Rasad;
- jarak tempuh;
- waktu pengisian;
- jenis baterai;
- sistem pengisian;
- kapasitas bagasi;
- bobot kendaraan;
- harga jual.
Karena itu, belum tepat jika Rasad langsung disebut mampu menempuh jarak tertentu atau memiliki kemampuan pengisian tertentu.
Spesifikasi tersebut kemungkinan baru akan diketahui ketika VinFast mengumumkan versi produksi atau meluncurkan modelnya di pasar tertentu.
Kaki-Kaki Dirancang untuk Skuter Berukuran Besar
Dari desain paten yang beredar, Rasad menggunakan suspensi depan teleskopik.
Bagian belakang menggunakan suspensi ganda.
Sistem pengereman juga menggunakan cakram pada roda depan dan belakang.
Kombinasi tersebut sesuai dengan karakter Rasad yang dirancang sebagai skuter berukuran besar.
Namun, detail seperti diameter cakram, ukuran ban final, ABS, TCS, dan perangkat keselamatan lainnya masih perlu menunggu spesifikasi produksi resmi.
Rasad Sudah Muncul dalam Paten India
Kemunculan Rasad di India menarik karena negara tersebut memang menjadi salah satu pasar yang sedang dibidik VinFast untuk bisnis kendaraan roda duanya.
Pada Januari 2026, VinFast mengumumkan rencana memasuki pasar sepeda motor listrik India pada paruh kedua 2026.
Perusahaan juga menyiapkan lini produksi khusus kendaraan roda dua di fasilitas Tamil Nadu.
Namun, ada perkembangan yang perlu diperhatikan.
VinFast sebelumnya menyatakan tiga model yang akan menjadi produk awal di India adalah Evo, Feliz dan Viper. Ketiganya direncanakan masuk sebagai kendaraan completely knocked down (CKD) sebelum potensi peningkatan lokalisasi produksi.
Artinya, kemunculan paten Rasad belum otomatis berarti Rasad menjadi salah satu model peluncuran pertama VinFast di India.
VinFast Memang Sedang Memperbanyak Model Motor Listrik
Rasad bukan satu-satunya kendaraan roda dua baru yang sedang dikembangkan VinFast.
Pada awal 2026, perusahaan mengumumkan strategi ekspansi sepeda motor listrik ke lima pasar prioritas:
- Filipina
- Indonesia
- India
- Thailand
- Malaysia
VinFast juga menyiapkan jajaran skuter dengan sistem battery swapping, termasuk Flazz, Evo, Feliz II dan Viper, serta menyebut akan ada model-model tambahan.
Dengan demikian, Rasad dapat dilihat sebagai bagian dari strategi yang lebih besar, bukan proyek yang berdiri sendiri.
Indonesia Juga Masuk Radar VinFast
Indonesia justru menjadi salah satu pasar penting dalam ekspansi kendaraan roda dua VinFast.
Pada Februari 2026, VinFast secara resmi mengumumkan masuk ke pasar skuter listrik Indonesia melalui kerja sama dengan sejumlah dealer strategis.
Perusahaan menyiapkan model Evo, Feliz II, Flazz dan Viper, serta menyatakan akan menghadirkan model tambahan pada tahap berikutnya.
VinFast juga menargetkan perluasan jaringan hingga ratusan dealer dan bengkel resmi di Indonesia sepanjang 2026.
Strateginya tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga menggabungkan pembiayaan, layanan purnajual, charging dan battery swapping.
Ini penting karena keberhasilan skuter listrik tidak hanya ditentukan oleh harga dan spesifikasi motor.
Ketersediaan baterai, jaringan servis dan kemudahan pengisian juga menjadi faktor penting.
Apakah Rasad Akan Dijual di Indonesia?
Belum ada konfirmasi resmi.
VinFast memang telah memasukkan Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas sepeda motor listriknya.
Namun, daftar model yang diumumkan untuk Indonesia sejauh ini adalah Evo, Feliz II, Flazz dan Viper, sementara Rasad belum disebut sebagai model yang akan diluncurkan di Indonesia.
Karena itu, untuk saat ini Rasad lebih tepat disebut sebagai model yang sedang dikembangkan VinFast dan sudah muncul dalam paten di India, bukan motor yang sudah dipastikan masuk Indonesia.
Kalau Masuk, Apakah Bisa Melawan Honda PCX dan Yamaha Nmax?
Secara desain dan posisi berkendara, Rasad berpotensi masuk ke wilayah yang sama dengan maxi-scooter.
Tetapi membandingkannya langsung dengan Honda PCX dan Yamaha Nmax masih terlalu dini.
Ada beberapa faktor yang belum diketahui:
Pertama, harga.
Tanpa harga resmi Rasad, belum bisa diketahui apakah VinFast akan memosisikannya sebagai produk premium atau mencoba bermain agresif di pasar massal.
Kedua, jarak tempuh.
Kapasitas baterai dan jarak tempuh akan sangat menentukan apakah Rasad cocok digunakan untuk perjalanan jauh.
Ketiga, jaringan.
Honda dan Yamaha sudah memiliki jaringan penjualan dan servis yang sangat luas di Indonesia. VinFast masih membangun ekosistem kendaraan roda duanya.
Keempat, baterai.
Sistem battery swapping dapat menjadi keunggulan jika Rasad nantinya mengadopsinya. Tetapi belum ada informasi bahwa Rasad akan menggunakan sistem yang sama dengan skuter VinFast lainnya.
Jadi, menyebut Rasad sebagai “pembunuh PCX dan Nmax” sekarang masih terlalu jauh.
Justru Ini yang Menarik dari Rasad
Jika melihat strategi VinFast, Rasad menunjukkan bahwa perusahaan tersebut tidak hanya mengejar pasar skuter listrik murah.
VinFast sedang membangun portofolio dari kendaraan perkotaan hingga skuter premium.
Model seperti Evo dapat menyasar kebutuhan mobilitas harian, sedangkan Rasad memiliki karakter yang lebih besar dan sporty.
Ini sejalan dengan strategi VinFast yang pada 2026 menyatakan telah menyusun tiga lini produk skuter listrik: mainstream, premium dan sport.
Artinya, VinFast tampaknya ingin membangun pilihan produk yang lebih lengkap sebelum ekspansi internasionalnya semakin luas.
Spesifikasi VinFast Rasad yang Sudah Diketahui
| Spesifikasi | VinFast Rasad |
|---|---|
| Jenis | Skuter listrik |
| Segmen | Premium / maxi-scooter |
| Motor | Motor listrik tengah |
| Daya maksimum | 7,1 kW |
| Kecepatan maksimum | Hingga 100 km/jam |
| Baterai | Belum diumumkan |
| Jarak tempuh | Belum diumumkan |
| Pengisian | Belum diumumkan |
| Rem | Cakram depan dan belakang berdasarkan desain |
| Suspensi depan | Teleskopik |
| Suspensi belakang | Ganda |
| Harga | Belum diumumkan |
| Status | Dalam pengembangan |
Data daya dan kecepatan berasal dari rencana produk VinFast; spesifikasi lainnya masih harus menunggu versi produksi resmi.
Bukan Rasad Saja, VinFast Punya Viper
Sebelum Rasad menjadi perhatian, VinFast juga telah mematenkan Viper di India.
Autocar India melaporkan Viper merupakan salah satu model yang memang telah disiapkan untuk ekspansi India. Viper versi yang sudah dijual menggunakan motor hub dan baterai 4,8 kWh.
Untuk Indonesia, Viper juga termasuk model yang telah diumumkan VinFast sebagai bagian dari portofolio awal.
Dengan demikian, Viper memiliki jalur ekspansi internasional yang lebih jelas dibandingkan Rasad untuk saat ini.
VinFast Sedang Mencoba Membuka Kelas Baru
Rasad menarik bukan karena VinFast tiba-tiba membuat skuter listrik.
VinFast sebenarnya sudah memiliki banyak model skuter listrik.
Yang membuat Rasad berbeda adalah posisinya sebagai maxi-scooter premium dengan motor tengah 7,1 kW dan kecepatan hingga 100 km/jam.
Jika spesifikasi tersebut dipertahankan pada versi produksi, Rasad bisa menjadi salah satu model VinFast yang lebih serius untuk konsumen yang menginginkan skuter listrik dengan performa lebih tinggi.
Tetapi pertanyaan besarnya tetap sama:
berapa harga Rasad, seberapa jauh jarak tempuhnya, dan apakah VinFast akan membawanya ke Indonesia?
Untuk tiga pertanyaan tersebut, jawabannya belum ada.
Kesimpulan
VinFast Rasad mulai menarik perhatian setelah desainnya muncul dalam pengajuan paten di India. Model ini memiliki karakter maxi-scooter dan merupakan bagian dari lini premium kendaraan roda dua listrik VinFast.
Berbeda dari beberapa skuter VinFast yang mengandalkan motor hub, Rasad direncanakan menggunakan motor listrik tengah 7,1 kW dengan kecepatan maksimum yang diproyeksikan mencapai 100 km/jam.
Namun, Rasad belum memiliki harga maupun spesifikasi baterai dan jarak tempuh yang diumumkan secara lengkap.
VinFast juga belum mengonfirmasi Rasad untuk pasar Indonesia. Di Indonesia, perusahaan sejauh ini telah mengumumkan Evo, Feliz II, Flazz dan Viper sebagai bagian dari portofolio skuter listriknya.
Jadi, untuk saat ini Rasad belum bisa disebut sebagai penantang resmi Honda PCX atau Yamaha Nmax.
Tetapi jika nantinya masuk Indonesia dengan spesifikasi dan posisi harga yang tepat, Rasad berpotensi menjadi salah satu skuter listrik yang menarik perhatian di kelas maxi-scooter.