BPOM Temukan 4 Kopi Mengandung Sildenafil, Ini Daftarnya dan Risikonya

Kopi yang dipasarkan dengan klaim meningkatkan stamina pria ternyata tidak selalu aman. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pernah menemukan sejumlah produk kopi yang mengandung sildenafil sitrat, bahan kimia obat yang seharusnya digunakan dalam obat tertentu dan berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan.

Dalam pengawasan pada Agustus 2025, BPOM menemukan empat produk kopi yang mengandung sildenafil sitrat, yaitu Kopi Macho, Kopi Jantan Gali-Gali, Kopi Arjuna, dan Kopi Stamina Dewa Jantan. Keempatnya masuk dalam daftar produk obat bahan alam (OBA) ilegal yang diumumkan BPOM.

badan pom

Temuan ini penting karena sildenafil bukan bahan yang boleh ditambahkan secara sembarangan ke produk herbal, jamu, atau kopi yang diklaim sebagai peningkat stamina.

Daftar 4 Kopi yang Ditemukan BPOM Mengandung Sildenafil

Berikut empat produk kopi yang tercantum dalam pengumuman BPOM:

Produk Kandungan Keterangan
Kopi Macho Sildenafil sitrat Mencantumkan NIE fiktif
Kopi Jantan Gali-Gali Sildenafil sitrat Mencantumkan NIE fiktif
Kopi Arjuna Sildenafil sitrat Mengandung sildenafil sitrat
Kopi Stamina Dewa Jantan Sildenafil sitrat Mencantumkan NIE fiktif

BPOM menyebut produk-produk tersebut ditemukan dalam pengawasan terhadap obat bahan alam ilegal pada periode Agustus 2025. Beberapa produk bahkan mencantumkan nomor izin edar yang ternyata fiktif.

Karena itu, masyarakat tidak seharusnya menganggap nomor yang tercetak pada kemasan otomatis menunjukkan bahwa produk tersebut telah mendapatkan izin resmi.


Kenapa Sildenafil Bisa Ada di Kopi Stamina Pria?

Sildenafil merupakan zat aktif obat yang digunakan antara lain untuk menangani disfungsi ereksi dan kondisi medis tertentu seperti hipertensi pulmonal.

Masalah muncul ketika zat tersebut ditambahkan secara ilegal ke produk yang dipasarkan sebagai kopi atau obat bahan alam.

Efek yang terasa setelah mengonsumsi produk semacam itu dapat membuat konsumen mengira produk tersebut bekerja sangat cepat sebagai penambah stamina. Padahal, efek tersebut dapat berasal dari bahan kimia obat yang tidak dicantumkan secara semestinya pada label.

BPOM menjelaskan bahwa penambahan bahan kimia obat (BKO) pada produk obat bahan alam dilarang karena konsumen dapat mengonsumsi zat tersebut tanpa mengetahui kandungan, dosis, maupun risiko penggunaannya.


Benarkah Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Risikonya bukan berarti setiap orang yang mengonsumsi sildenafil pasti mengalami serangan jantung.

Namun, penggunaan sildenafil secara ilegal dan tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan risiko kesehatan serius.

BPOM menyebut penggunaan produk OBA yang mengandung sildenafil, tadalafil, dan zat sejenis secara tidak tepat dapat meningkatkan risiko gangguan jantung, stroke, hingga kematian mendadak. Risiko juga dapat menjadi lebih berat pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang menggunakan obat tertentu.

Dalam peringatan BPOM sebelumnya, efek yang dapat muncul juga mencakup:

  • nyeri dada;
  • jantung berdebar;
  • penurunan tekanan darah;
  • pusing;
  • gangguan penglihatan;
  • stroke;
  • serangan jantung.

Karena itu, masalah utamanya bukan sekadar kopi tersebut mengandung sildenafil, tetapi konsumen tidak mengetahui bahwa dirinya sedang mengonsumsi bahan kimia obat dan tidak mengetahui dosis yang digunakan.


Mengapa BKO dalam Kopi Berbahaya?

Obat memiliki aturan penggunaan yang berbeda dengan produk pangan atau obat bahan alam.

Ketika bahan kimia obat dicampurkan secara ilegal ke dalam kopi atau produk stamina, konsumen tidak memiliki kepastian mengenai:

  • berapa dosis zat aktif yang dikonsumsi;
  • apakah zat tersebut sesuai dengan kondisi kesehatannya;
  • apakah ada interaksi dengan obat lain;
  • apakah produk tersebut diproduksi dengan standar keamanan yang memadai.

BPOM menegaskan bahwa BKO pada produk obat bahan alam dapat membahayakan konsumen karena obat tersebut seharusnya digunakan dengan dosis yang tepat dan, untuk obat tertentu, di bawah pengawasan tenaga kesehatan.


Nomor Izin Edar di Kemasan Belum Tentu Asli

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dari temuan empat kopi tersebut adalah adanya nomor izin edar fiktif pada sebagian produk.

Kopi Macho, misalnya, tercantum menggunakan nomor TR110828024, sementara Kopi Jantan Gali-Gali mencantumkan MD090910002236. Kopi Stamina Dewa Jantan juga mencantumkan nomor izin edar yang dinyatakan fiktif oleh BPOM.

Ini menjadi alasan penting bagi konsumen untuk tidak sekadar melihat ada atau tidaknya nomor pada kemasan.

Nomor tersebut perlu dicek ke database resmi BPOM.


Cara Mengecek Produk Sebelum Membeli

BPOM mengingatkan masyarakat menggunakan prinsip Cek KLIK, yaitu:

K — Kemasan

Pastikan kemasan tidak rusak, bocor, atau menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.

L — Label

Perhatikan nama produk, produsen, komposisi, aturan penggunaan, serta informasi lainnya.

I — Izin Edar

Pastikan nomor izin edar benar-benar terdaftar dan sesuai dengan nama produk.

K — Kedaluwarsa

Jangan membeli atau mengonsumsi produk yang telah melewati tanggal kedaluwarsa.

BPOM juga menyediakan kanal pengecekan produk melalui situs dan aplikasi resminya. Masyarakat dianjurkan melakukan pengecekan sebelum membeli, terutama terhadap produk yang dijual melalui kanal daring.


Produk Stamina Pria Masih Menjadi Perhatian BPOM

Temuan empat kopi tersebut bukan kejadian yang berdiri sendiri.

Dalam pengawasan periode Maret 2026, BPOM kembali menemukan 22 produk obat bahan alam yang mengandung BKO. Dari jumlah tersebut, 13 produk merupakan produk yang diklaim sebagai stamina pria.

BKO yang ditemukan antara lain sildenafil, tadalafil, nortadalafil, parasetamol, dan metil testosteron.

Pada pengawasan awal 2026, BPOM juga menemukan produk OBA ilegal dengan klaim stamina pria yang mengandung sildenafil, metil testosteron, dan parasetamol.

Artinya, persoalan produk stamina pria yang mengandung bahan kimia obat masih menjadi perhatian pengawasan BPOM hingga 2026.

Namun, daftar produk yang ditemukan pada 2026 berbeda dari empat kopi yang menjadi pembahasan artikel ini.


Kenapa Produk seperti Ini Banyak Dipasarkan Online?

BPOM menyebut modus peredaran produk ilegal semakin beragam.

Penjualan dapat dilakukan melalui:

  • platform e-commerce;
  • media sosial;
  • situs daring;
  • jaringan distribusi tidak resmi.

Kanal digital membuat produk lebih mudah ditawarkan langsung kepada konsumen, sementara klaim seperti “stamina pria”, “kuat”, atau efek cepat dapat menarik perhatian pembeli.

BPOM juga memperluas pengawasan terhadap penjualan produk ilegal di berbagai platform digital.

Karena itu, konsumen sebaiknya tidak menganggap produk yang mudah ditemukan di marketplace atau media sosial otomatis aman.


Jangan Tertipu Klaim Efek Instan

Salah satu ciri yang perlu diwaspadai adalah klaim yang terlalu berlebihan.

Produk yang menjanjikan efek sangat cepat atau klaim kesehatan yang tidak masuk akal sebaiknya tidak langsung dipercaya.

Dalam kasus produk stamina pria, efek yang terasa sangat cepat justru dapat menjadi alasan untuk lebih berhati-hati karena produk ilegal bisa saja mengandung bahan kimia obat yang tidak tercantum pada label.

BPOM menyebut permintaan masyarakat terhadap produk yang memberikan efek instan menjadi salah satu faktor yang dimanfaatkan pelaku usaha ilegal.


Apakah Semua Kopi Stamina Berbahaya?

Tidak.

Temuan BPOM terhadap produk tertentu tidak berarti seluruh produk kopi atau seluruh produk stamina pria mengandung sildenafil.

Yang menjadi masalah adalah produk yang terbukti mengandung BKO secara ilegal atau tidak memiliki izin edar yang sah.

Karena itu, konsumen sebaiknya tidak melakukan generalisasi terhadap semua kopi lokal maupun semua produk herbal.

Yang perlu dilakukan adalah memeriksa produk secara spesifik melalui kanal resmi BPOM.


Bagaimana Jika Sudah Terlanjur Mengonsumsi?

Jika seseorang sudah mengonsumsi produk yang kemudian diketahui mengandung bahan kimia obat ilegal, jangan mengonsumsi kembali produk tersebut.

Apabila muncul keluhan seperti nyeri dada, jantung berdebar, pusing berat, gangguan penglihatan, atau gejala serius lainnya, segera mencari pertolongan medis.

Terutama bagi orang yang memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat lain, penggunaan produk dengan kandungan obat yang tidak jelas dapat memiliki risiko lebih besar.


Fakta Penting

  • BPOM menemukan Kopi Macho, Kopi Jantan Gali-Gali, Kopi Arjuna, dan Kopi Stamina Dewa Jantan mengandung sildenafil sitrat dalam pengawasan Agustus 2025.
  • Sebagian produk tersebut mencantumkan nomor izin edar fiktif.
  • Sildenafil merupakan bahan aktif obat dan tidak boleh ditambahkan secara ilegal ke produk obat bahan alam.
  • Penggunaan BKO sildenafil tanpa pengawasan tenaga kesehatan berisiko menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk gangguan jantung, stroke, dan kematian mendadak.
  • BPOM masih menemukan produk stamina pria mengandung BKO dalam pengawasan sepanjang 2026.
  • Konsumen dianjurkan melakukan Cek KLIK: Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli produk.

FAQ

Apa saja kopi yang ditemukan BPOM mengandung sildenafil?

BPOM mencantumkan empat produk, yaitu Kopi Macho, Kopi Jantan Gali-Gali, Kopi Arjuna, dan Kopi Stamina Dewa Jantan. Keempatnya ditemukan dalam pengawasan periode Agustus 2025.

Apakah kopi tersebut bisa menyebabkan serangan jantung?

BPOM menyebut penggunaan produk OBA yang mengandung sildenafil secara ilegal dan tanpa pengawasan tenaga kesehatan dapat meningkatkan risiko gangguan jantung, stroke, hingga kematian mendadak. Namun, hal tersebut tidak berarti setiap orang yang mengonsumsinya pasti mengalami serangan jantung.

Apa itu sildenafil sitrat?

Sildenafil sitrat merupakan bahan aktif obat yang digunakan antara lain untuk menangani disfungsi ereksi dan hipertensi pulmonal. Penggunaannya harus mengikuti ketentuan medis dan tidak boleh ditambahkan secara ilegal ke produk OBA.

Apakah produk dengan nomor izin edar pasti aman?

Tidak cukup hanya melihat adanya nomor pada kemasan. Nomor izin edar perlu diverifikasi melalui database resmi BPOM karena BPOM menemukan produk yang menggunakan nomor izin edar fiktif.

Bagaimana cara mengecek produk yang aman?

Gunakan prinsip Cek KLIK, yaitu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. Nomor izin edar dapat diverifikasi melalui kanal resmi BPOM.

Apakah BPOM masih menemukan produk stamina pria mengandung BKO pada 2026?

Ya. Dalam pengawasan periode Maret 2026, BPOM menemukan 22 produk OBA mengandung BKO, dan 13 di antaranya merupakan produk dengan klaim stamina pria.

Kesimpulan

Empat produk kopi yang pernah ditemukan BPOM mengandung sildenafil sitrat adalah Kopi Macho, Kopi Jantan Gali-Gali, Kopi Arjuna, dan Kopi Stamina Dewa Jantan. Temuan tersebut berasal dari pengawasan BPOM pada Agustus 2025, sehingga tidak tepat jika disebut sebagai temuan baru pada Agustus 2026.

Meski demikian, isu ini masih relevan karena BPOM kembali menemukan produk obat bahan alam dengan kandungan bahan kimia obat sepanjang 2026, termasuk produk yang mengklaim meningkatkan stamina pria.

Yang perlu diperhatikan konsumen bukan hanya merek kopi tertentu, tetapi juga klaim produk, keaslian izin edar, komposisi, serta tempat pembeliannya. Produk dengan klaim stamina yang memberikan efek instan patut diwaspadai, terlebih jika nomor izin edarnya tidak dapat diverifikasi.

Sebelum membeli, lakukan Cek KLIK dan pastikan produk tercatat pada kanal resmi BPOM. Jangan menganggap produk aman hanya karena dijual bebas atau memiliki nomor izin yang tercetak pada kemasan.


Artikel terkait

Telah terbit oleh

kuat

kuat

Untuk menjadi pribadi yang kuat & sehat diperlukan kemauan. Artikel ditulis berdasarkan pengalaman pribadi & sebagian berdasarkan sumber terbaru & bisa dipercaya.

Tulisan artikel di sini tidak memperjual belikan obat atau jasa pengobatan.